Rabu, 07 Juni 2023

BookReview: Yang Belum Usai


 Penulis: Pijar Psikologi

Penerbit: PT. Elex Media Komputindo

Edisi Digital th 2021

halaman: vi + 187

Menurutku buku ini sangat menarik. buku yang membahas mengenai luka-luka batin yang terjadi pada setiap orang yang diakibatkan oleh trauma di masa lalu.

Mengapa dewasa ini orang banyak yang gampang marah, gampang tersinggung atau istilahnya sekarang adalah baper? Ternyata bisa jadi itu adalah luka hatinya yang terpendah di alam bawah sadar dan sewaktu-waktu bisa muncul kembali. orang akan bereaksi ketika mengalami suatu peristiwa yang mungkin kurang menyenangkan.

Di buku ini, kita diajak untuk bisa menilai sejauh mana luka batin kita dan bagaimana kita berdamai dengannya.

Menurut saya pribadi, cara yang penulis tuangkan di dalam buku ini untuk membantu masyarakat sembuh dari luka batinnya sangatlah mudah untuk diikuti dan relevan di berbagai kondisi. Namun, dewasa ini kita juga tahu ada pendekatan psikologi dalam ranah islam. kalau saya pribadi lebih suka pendekatan dengan cara islam. karena di buku ini tentu masih ada beberapa cara yang tidak sesuai dengan ajaran islam.

Overall, buku ini sangat rekomended untuk kita semua yang memiliki luka batin dan ingin sembuh dari luka tersebut.

Setiap peristiwa itu netral, kita lah memberikan rasa. Luka batin itu tidaklah hilang dari diri kita dia akan terus ada sebagai proses dalam kehidupan kita.

Selasa, 23 Agustus 2022

 

Sore tadi saya membaca instagram story senior saya, yaitu tentang mindfullness terhadap diri sendiri. Di saat kita ini banyak pekerjaan, banyak target yang ingin di capai, terkadang kita memerlukan kualitas hidup kita. Kita rela begadang demi mengerjakan tugas, atau terlalu ambis dalam mengerjakan tugas. Atau justru kita terlena saat akan tidur kemudian membuka layar gawai. Tanpa sadar waktu terus berjalan sedangkan kita asyik scrolling sosial media.

Sosial media ini menurut saya bagai pisau berbilah dua. Di satu sisi ia sangat bermanfaat. Kita bisa mencari banyak informasi dari sebuah benda berukuran hanya beberapa sentimeter. Informasi apa aja ada. Dari resep makanan, metode pembelajaran, ulasan buku, life hacks, sampai ulasan-ulasan yang tidak penting pun ada. Gawai juga pandai menghubungnkan saudara/kerabat yang jauh, mudahnya bertukar sapa, atau menjalin relasi. Namun sayang, sisi yang lain dari gawai juga ada. Selalu ada hal negatif yang mengiringi hal positif.

Hal negatif yang dapat ditemukand dari sebuah gawai adalah, ia membuat kita terlena. Dua puluh empat jam sehari rasanya kurang jika digunakan untuk berselancar di sosial media. Orang cenderung mendapatkan hiburan yang instan saat menggunakan gawai. Apa saja ada kan? Candu. Begitu lah istilahnya. Bahkan ada yang sampai mengatakan bahwa gawai adalah separuh hidupku. Berlebihan memang, namun banyak yang merasakan hal tersebut.

Hal lainnya yang membuat gawai itu kurang baik adalah, ia menggerogoti waktu, produktivitas dan rencana kita. Kita yang mungkin awalnya sudah mengazzamkan diri untuk melakukan beberapa hal, kemudian kita hanya menghabiskan waktu di depan layar gawai. Untuk itu lah kita perlu mindful dalam membersamai gawai ini.

Ada beberapa tips yang bisa digunakan agar kita bisa memenej waktu kita:

1.       Sadar diri. Sadar bahwa waktu kita sempit sedangkan kerjaan kita banyak.

2.       Awali hari dengan hal-hal yang produktif. Buat jadwal harian, dan mulai lah membiasakan diri. Kita bisa memulai dengan bangun- tahajud- sholat subuh- baca quran- orah raga sambil dzikir pagi- menyelesaikan pekerjaan rumah

3.       Saat pagi tiba, jangan dulu membuka gawai, apalagi sosial media. Trust me, it makes your day not productive. Menggunakan gawai boleh, tapi ketika akan masuk kerja, dan itu pun digunakan untuk kepentingan pekerjaan.

Kalau saya sendiri, jika pagi hari sudah melakukan banyak hal, maka siang hari pun akan enteng ketika harus menyelesaikan target pekerjaan. Ingat, awal hari mu menentukan seluruh harimu.

Ada satu hal lagi yang tidak kalah penting, yaitu doa. Berdoa memohon kemudahan adalah rezeki. Kenapa rezeki? Karena tidak banyak orang dimampukan untuk berdoa. Karena doa ini lah yang memberikan kekuatan yang tak kasat mata.

Senin, 22 Agustus 2022

Bolehkah Minum Air Dingin saat Haid ?

 

Banyak orangtua jaman dahulu melarang minum air dingin pada anak-anak remaja yang sedang haid. Disinyalir alasannya karena orangtua kuatir anaknya akan menderita kista jika mengonsumsi air dingin. Namun, apakah benar, air dingin menjadi faktor penyebab terjadinya kista?

Sebelum kita menarik kesimpulan tersebut, mari kita berkenalan terlebih dahulu mengenai kista.

Kista adalah sebuah jaringan membran yang berbentuk seperti kantung, biasanya berisi cairan, udara, blister, atau cairan yang lainnya. Kista bisa tumbuh di mana saja di tubuh kita. Ia bisa muncul di mata, di bibir, oragan-organ dalam tubuh. Lokasi yang paling sering adalah di kulit, ovarium, payudara, dan ginjal.

Di bawa kulit, ada dua jenis kista yang sering muncul, yaitu kista epidermoid dan kista sebaseous. Kista epidermoid bisa terjadi karena adanya penumpukan protein keratin (bisa terjadi karena trauma di sekitar folikel rambut). Letaknya ada di permukaan terluar kulit kita. Di sana terdapat pigmen kulit kita, keratin, rambut, kuku, dan lainnya. Sedangkan kista sebaseous adalah kista yang berisi sebum/ minyak. Adanya penyumbatan pada kelenjar minyak ini bisa menimbulkan kista. Keduanya bisa berbentuk seperti daging, namun bisa berupa gumpalan putih kekuningan dengan permukaan halus. Tempat yang paling sering adalah di leher, punggung belakang dan kepala.

Karea kista bisa muncul di mana saja, penamaannya pun berbeda. Jika muncul di mukosa bibir dinamakan mucocele (mucos cyst), di pergelangan namanya kista ganglion, di kemaluan bernama kista bartholin, dan sebagainya. Lain nama lain pula gejala yang muncul. Ada kista yang bergeja, ada juga yang tanpa gejala. Akan tetapi kebanyakan kista tidak bergejala, kecuali terjadi peradangan/ inflamasi. Kista yang ada di kulit biasanya pertumbuhannya lambat dan tidak nyeri (kecuali pecah atau inflamasi). Kista di dalam organ tubuh bagian dalam juga kebanyakan tidak memiliki gejala, kecuali membesar dan mendesak fungsi organ atau menganggu fungsi organ tubuh, seperti kista ovarium yang bisa mengganggu siklus menstruasi.

Ukuran kista pun dapat berbeda-beda. Ada kista yang berukuran sangat kecil (mikroskopik) sampai yang sangat besar. Kista yang sangat besar ini lah yang bisa memengaruhi kinerja organ tubuh. Kebanyakan kista tipenya jinak (benigna) meskipun ada beberapa kista uamh naik tingkat menjadi kaker atau prekanker.

Apakah kista adalah suatu kondisi yang normal?

Tentu tidak ya. Kista memiliki membran yang berbeda dan terpisah dari jaringan normal di sekitanya. Di bagain luar (kapsul) disebut sebagai dinding kista. Kista juga bisa berkembang, jika cairan di dalamnya terdapat nanah, artinya kista tersebut terinfeksi dan akan menjadi sebuah abses. Tentu hal ini bukan lah suatu kondisi alami tubuh kita, bukan?

Ada banyak sebab terjadinya kista, diantaranya: genetik, infeksi, keturunan, inflamasi kronis, hormonal, gangguan mekanisme seperti tersumbatnya saluran. Faktor risiko terjadi kista berhubungan dengan penyebab pembentukan kista itu sendiri. Meskipun kebanyakan kista tidak memiliki gejala (asimtomatik), namun ada kista yang bergejala tergantung pada organ mana yang mengenainya.

Lalu bagaimana kita bisa mendiagnosis kista?

Dalam mendiagnosis sebuah kista perlu melakukan anamnesa (pertanyaan mengenai penyakitnya) dan pemeriksaan fisik.  Kista di kulit mungkin bisa hanya dengan anamnesa saja. Seberapa cepat ia tumbuh, ukurannya apakah berubah, apakah ada nyeri. Namun, untuk kista yang ada di bagian dalam tubuh memerlukan pemeriksaan penunjang berupa Ultrasound Sonografi (USG), x-rays(Computerized Tomography) CT scan, Magnetic Resonance Imaging MRI dan biopsi (pengambilan sampel jaringan).

Kebanyakan kista tidak membutuhkan penatalaksanaan. Meskipun begitu, terkadang dokter akan melakukan biopsi atau pembedahan untuk mengangkat kista terebut. Kebutuhan terapinya pun berbeda, tergantung lokasinya dan gejala yang menyertainya. Kebanyakan kista bisa hilang sendiri jika tanpa pengobatan, atau bisa dilakukan drainase jika terinflamasi. Namun ada juga kista yang tidak bisa hilang begitu saja, seperti kista ginjal.

Nah, setelah membaca uraian di atas apakah masih berpikir jika air dingin menyebabkan kista?

Jika ada yang masih berpikir demikian, mari kita duduk lebih lama. Ada penjelasan menarik mengenai proses dicernanya makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita.

Saat makanan/minuman masuk ke dalam mulut, kemudian akan diteruskan ke kerongkongan. Dengan bantuan peristaltik dari otot-otot di seofagus, makanan tersebut sampai ke lambung kita. Lambung kita ini organ tubuh yang berperan besar dalam pencernaan makanan. di dalamnya terdapat dinding lambung yang dilapisi mukosa yang tebal dan meliuk-liuk. Selain itu terdapat cairan asam lambung (asam hidroklorik) yang fungsinya selain memecah makanan juga menyingkirkan zat atau mikroba yang berbahaya dalam makanan.

Apakah setelah mengenai asam lambung, lantas air dingin yang kita minum keadaanya masih dingin ketika masuk ke dalam lambung? Minuman dingin maupun minuman panas akan melewati asam lambung ini dan ketika keluar dari lambung menuju usus, ia tidak lagi bersifat dingin. Suhunya sudah di atur sesuai suhu di dalam tubuh. Selain itu, yang perlu dicatat, air dingin yang masuk tidak langsung terjun menuju rahim dan membasahi dinding rahim. Tidak ada saluran yang langsung menghubungan kerongkongan dan rahim. Semua yang masuk ke mulut dan melewati kerongkongan akan berakhir dalam saluran pencernaan.

Orangtua mungkin beranggapan bahwa dengan meminum air dingin maka darah haid akan menggumpal dan menyebabkan kista. Saya asumsikan kista yang dimaksud di sini adalah kista yang berada di sekitaran rahim (kista endometrium atau kista ovarium).

Jadi, sekarang sudah bisa menjawab, kan, apakah air dingin menyebabkan kista?

Ada beberapa hal yang perlu diingat. Jika kista tersebut mengalami inflamasi atau nyeri, maka segeralah bawa ke dokter. Ingat, sangat tidak dianjurkan memecah kista sendiri karena hal tersebut justru akan membuat area kista terinfeksi.

Lalu, apakah kista bisa dicegah? Kebanyakan tidak bisa. Pada beberapa kasus, kita bisa mencegah pembentukan kista baru pada kista ovarium dengan obat-obat hormonal. Kista piloidal (kista yang terletak di (maaf) bokong) dapat dicegah dengan manjaga area yang berisiko terinfeksi bersih dan kering. Tidak duduk terlalu lama juga dapat mencegah kista piloidal ini. Membersihkan kelopak mata dapat mencegah terjadinya kista di mata (kalazion/ orang mengenalnya bintitan). Selain itu dengan menerapkan pola hidup sehat, mekan makanan bergizi seimbang, dan berolahraga juga dapat membantu meningkatkan daya tubuh kita.

 

Referensi:

Harvard Health Publishing. 2022. Cyst Overview. Diakses pada 1 Juni 2022. https://www.health.harvard.edu/a_to_z/cysts-overview-a-to-z

Davis, CP. Ballentine JR, DO, FACEP. 2022. Cysts. Diakses pada 1 juni 2022. https://www.medicinenet.com/cyst/article.htm

What to know about cysts. Medically reviewed by Debra Sullivan, Ph.D., MSN, R.N., CNE, COI — Written by Tim Newman — Updated on June 9, 2020. Diakses pada 1 juni 2022 https://www.medicalnewstoday.com/articles/160821

What’s Causing This Cyst? Medically reviewed by Susan Bard, MD — Written by Amanda Delgado — Updated on April 28, 2021. Diakses pada 1 juni 2022. https://www.healthline.com/health/cyst#:~:text=A%20cyst%20is%20a%20sac,cysts%20are%20benign%2C%20or%20noncancerous.

Minggu, 21 Agustus 2022

Fav Leader

 Perkenalkan, beliau adalah mba Annisa Anindita Zein, salah satu founder Lab Belajar Ibu, komunitas yang saat ini tengah aku ikuti.

Jujur, lab belajar ibu ini bener-bener rasa keluarga. Apalagi setelah mengadakan acara offline hari ini di Perpustakaan Jakarta dengan judul Ayo Ibu, Main ke Perpus! Membuatku menyadari bahwa sepertinya aku sayang deh sama ini komunitas, dan ingin memberikan yang terbaik versi aku. Mulai dari ketua timnya, teman-temannya. Rasanya nggak ada tuh yang orangnya julid banget atau ngeselin banget. Semuanya menyenangkan, sejauh ini aku bermuamalah dengan mereka.


Mba Dita ini benar-benar sosok pemimpin idaman sih. Selama aku berorganisasi, aku melihat beberapa pemimpin yang benar-benar mengayomi, yaitu mba Anindita, founder LBI, mb Jeanne fransisca, ketua PMPA vagus, mas Arief Syaifuddin, ketua PMPA Vagus, dan kak Tsaqyla, kepala instalasi IGD di RST.

Beberapa hal yang aku simpulkan dari mereka adalah, mereka orang yang benar-benar perhatian ke bawahannya. Tidak hanya menyuruh, namun juga mengayomi, menjaga, dan melindungi. 


Namun ada yang spesial dari mba DIta ini. Entah vibesnya itu keibuan sekali. Rasanya beliau orang yang sangat pandai mengendalikan emosinya. Rela berlelah-lelah membantu pekerjaan timnya, tidak mudah ngeluh, selalu berpositif thinking. Semoga aku tidak lebay dalam menceritakan beliau. Tak heran jika banyak yang ngefans sama beliau. Kyoko, ibumu sungguh keren. Masyaallah.


Tidak semua orang pandai menjadi seorang pemimpin, memimpin dirinya sendiri saja kadang tidak bisa apalagi memimpin orang lain atau suatu organisasi/komunitas. Menjadi seorang pemimpin menurutku haruslah pandai memanage emosinya, memanage waktunya, memanage banyaknya kepala agar satu visi. Kapan harus melepas, kapan dengan ikhlas membantu. Dan skill itu tidak bisa didapat hanya dengan beberapa kali pertemuan seminar kepemimpinan, namun perlu banyak sekali berlatih, banyak terpapar orang-orang yang memiliki skill tersebut.


Benarlah kiranya hadits yang menyebutkan bahwwa, hendaknya kita itu berteman dengan orang yang baik, karena mereka pasti akan membawa dampak bagi kita. Jika kita bekawan dengan pandai besi, tentulah kita akan kecripatan bau keringatnya, berbeda dengan kita berkawan dengan penjual parfum, kita akan kecipratan bau wanginya. 


Bukanlah hal seperti ini disadari maupun tidak tetap lah terjadi?


ketika circle berkawwan kita adalah orang-orang yang bertumbuh, tentulah kita akan mengalir bersama vibes bertumbuhnya. Ketika sekeliling kita adalah orang yang pandai berpikir positif, pandai berhusnudzon, dan pandai memafkan, maka tidak ada tempat bagi kita menampakkan sikap yang sebaliknya. Dan hal itu kelak akan menjadi sebuah habit yang bagus. 


Maka jika ingin memperbaiki diri, kita bisa memulainya dengan memilih siapa teman-teman kiat. Dulu sering ada yang berkata demikian, “jangan pilih-pilih teman, semua teman itu layak untuk diajak bermain bersama” . Setuju jika semua layak diajak bermain bersama, namun untuk memilih circle terdekat kita, maka memilih kawan yang baik, memilih kawwan yang positif adalah salah satu tindakan bijak untuk kebaikan kita sendiri. 


Kembali lagi ke topik awal. Semua orang adalah pemimpin. Ini mutlak karena memang ada haditsnya bahwa setiap kita adalah pemimpin. Bahkan seorang budak adalah pemimpin, ia akan dipertanggungjawabkan pada bagaimana ia menjaga harta tuannya. Namun tidak semua pemimpin ini mampu memimpin, bahkan memimpin diri sendiri.


Prof Reynald Kasali bahkan membuat buku tentang Self Driving. Yang artinya kita adalah driver kehidupan kita sendiri. Untuk bisa memimpin orang lain, maka kita harus selesai dengan diri kita sendiri. 


untuk itu kita perlu merasakan dan mempelajari apa yang ada di sekitar kita. Mengambil role model untuk kepemimpinan kita, yang tentu saja semua bersumber dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Kita juga bisa mengambil pelajaran dari orang-orang yang ada di sekitar kita. Jika kamu saat ini berada di lingkungan yang destruktif, pemimpin yang otoriter, teman kerja yang ingin menang sendiri, dan sebagainya, maka kamu perlu berjalan lebih jauh lagi, mencari lebih dalam lagi, karena pemimpin yang bak mutiara ini belakangan sudah sangat langka. Semoga kita bisa menjadi salah satunya. Aamiin 

Jumat, 29 Juli 2022

Mitos ke-29 Sering Minum Air Dingin Bisa Bikin Gemuk

 


“Jangan sering-sering minum air dingin, nanti jadi gemuk lho!”

Apakah Anda familiar dengan larangan ini? Padahal kebanyakan orang gemar meminum air dingin, apalagi saat matahari sedang terik. Minum air dingin bisa menghilangkan dahaga lebih cepat dibandingkan dengan air hangat. Meskipun menyegarkan, banyak orang melarang mengonsumsi air dingin karena dianggap dengan menonsumsi air dingin akan membekukan lemak yang ada di dalam tubuh, apalagi jika sebelumnya baru saja makanan makanan berlemak. Namun, apakah air dingin bisa membuat gemuk?

 

Penjelasan Ilmiah

Pada dasarnya air dingin tidak mengandung kalori sehingga informasi ini hanyalah mitos belaka. Faktor yang menyebabkan berat badan berlebih adalah karena adanya surplus kalori (kalori berlebih). Suhu air tidak mempengaruhi berat badan seseorang. Ketika masuk tubuh, suhu akan menjadi netral. Yang mempengaruhi berat badan adalah ketika air yang dikonsumsi mengandung gula, sirup dan pemanis lainnya. Saat tubuh kelebihan gula makan akan disimpan dalam bentuk lemak, gula akan menyumbang peningkatan penumpukan lemak pada tubuh dan menyebabkan kegemukan.

Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa air dingin membantu menurunkan berat badan. Hal ini terjadi karena air dingin meningkatkan laju metabolisme tubuh, yaitu dengan membakar karbohidrrat dan lemak untuk menghasilkan panas dan menyeimbangkan suhu inti tubuh.

Penelitian menyebutkan minum 500 cc air meningkatkan metabolisme sebesar 30 persen dalam 10 menit, mencapai maksimum setelah 30-40 menit dengan respons termogenesis total 100 kJ. Pada pria lemak memicu peningkatan laju metabolisme dan menstimulasi lipolisis (penghancuran lemak). Minum 2 liter air perhari akan menambah pengeluaran energi sekitar 400kJ.

Namun, konsep efek termogenik air ini masih kontroversial karena pada penelitian lain menemukan bahwa minum air suling pada suhu kamar tidak meningkatkan pengeluaran energi. Mendinginkan air sebelum diminum sangat sedikit merangsang respons termogenik. Hasil penelitian ini masih meragukan apakah air bisa menjadi agen termogenik untuk pengelolaan obesitas.

Meskipun demikian, konsumsi air putih sangat baik untuk tubuh kita. Air adalah bagian penting dari tubuh kita. 70% tubuh kita terdiri dari air. Air membantu transportasi oksigen dan nutrisi ke sel dan organ dan mengatur suhu tubuh. Selain itu juga berguna meembabkan kulit, membantu pencernaan. Pada orang dewasa, konsumsi air putih yang disarankan yaitu sekitar delapan gelas berukuran 230 ml per hari atau total 2 liter. Selain dari minuman, makanan juga dapat memberikan asupan cairan pada tubuh yaitu sekitar 20%.


referensi:
Michael Boschmann, Jochen Steiniger, Uta Hille, Jens Tank, Frauke Adams, Arya M. Sharma, Susanne Klaus, Friedrich C. Luft, Jens Jordan, Water-Induced Thermogenesis, The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Volume 88, Issue 12, 1 December 2003, Pages 6015–6019, https://doi.org/10.1210/jc.2003-030780

Phyo EM, Mya KS. Wffect of Water on Obesity: sistematic Review and meta-analysis. Myanmar Medical Journal. September 2020 - Vol: 62, No. 3

Clive M. Brown, Abdul G. Dulloo, Jean-Pierre Montani, Water-Induced Thermogenesis Reconsidered: The Effects of Osmolality and Water Temperature on Energy Expenditure after Drinking, The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Volume 91, Issue 9, 1 September 2006, Pages 3598–3602, https://doi.org/10.1210/jc.2006-0407

Progam Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI. 2018. Berapa takaran normal air agar tidak kekurangan cairan dalam tubuh ? diakses tanggl 30 Juni 2022.


Rabu, 27 Juli 2022

Narkolema

 [Nar-ko-le-ma]


Narkoba lewat mata. Adalah salah satu jenis narkoba yang tidak tampak wujudnya, mudah diakses, namun sulit diberantas. Apakah kamu tau?

Narkoba itu adalah pornografi. 

Pornografi jaman sekarang banyak berbeda dengan jaman dahulu. Bukan dari segi kontennya, ya. Tapi dari segi penyebarannya. 

Dewasa ini, salah satu efek samping dari revolusi industri 4.0 yang dijalankan di Indonesia, berpengaruh besar pada sporadisasi penyebaran pornografi lewat internet. 

Dulu untuk mendapatkan kepuasan ketika mengonsumsi pornografi, seseorang harus sembunyi-sembunyi. Berharap tidak ada orang yang tahu bahwa ia melakukan hal tercela karena martabat dan reputasinya bisa hancur seketika. Dia mungkin akan dicap sebagai orang yang tidak memiliki norma, cabul, maniak, atau gangguan jiwa lainnya.  

Sementara sekarang ini, pornografi bisa diakses dari internet hanya dengan sekali klik pada layar handphone. Bahkan tanpa kita masuk ke situs porno secara sukarela, perusahaan pornografi dengan sengaja mengampanyekan mereka dengan kata kunci yang bisa jadi mirip dengan apa yang kita cari. Dan itu bisa jadi masih dalam lingkup kata-kata keseharian. 

Saat ini sayang sedang membaca buku Mark B. Kastrelal yang berjudul "The Drug of The New Millenium". Narkoba milenium baru. 

Buku ini sangat menarik dan membuka wawasan kita tentang apa yang terjadi pada orang-orang yang kecanduan narkoba. 

Kenyataannya adiksi pada narkoba sering kali memunculkan hal negatif. 

Ada satu bab di buku ini yang menurut saya sangat menarik, yaitu tentang proses yang terjadi dibalik aktivitas seksual kita. 

Ternyata, di tubuh kita terutama di otak kita menghasilkan berbagai zat ketika kita berhubungan seksual, yaitu dopamin, serotonin, testosteron, norepinefrin, dan oksitosin. Zat zat ini sebenarnya baik sekali bagi tubuh kita, jika dan hanya jika dilakukan dengan suami/istri yang sah. Jika itu didapat dari hubungan tidak sah maupun dari melihat pornografi, maka manfaat ketenangan dan hal hal yang dihasilkan oleh zat tersebut tidak akan bermanfaat justru kan merusak tubuh orang tersebut. 

Pornografi berdasarkan penelitian juga sangat merusak bagian otak depan kita (prefrontal cortex) yang mana bagian ini yang membuat kita berfikir dan membedakan baik dan benar. Bagian ini lah yang membedakan manusia dengan binatang. 

Saat visual yang kita tangkap oleh mata, otak bagian emosi akan merangsang stimulus tersebut lebih dahulu, dan menyimpannya di otak tanpa melewati pusat logika. Hal ini sangat berbahaya bukan, memori ini akan tersimpan dan bisa muncul sewaktu-waktu. Itu juga lah yang disebut bahwa otak kita adalah kamus berjalan. Segala jenis gambar porno yang ditonton, akan dengan sangat muda tersimpan di memori. Kecanduan ini akan merusak prefrontal cortex manusia. 



--- cont....

Insyaallah akan bersambung dengan bahasa yang lebih baik. 

Selasa, 26 Juli 2022

Mitos ke-28 Tidak Makan setelah Olahraga agar Latihannya tidak Sia-sia

  

Banyak orang mengira jika makan setelah berolahraga akan membuat latihan yang sudah dilakukan sia-sia. Padahal kepercayaan ini cenderung berpotensi menggagalkan latihan itu sendiri. Selain itu ada juga kepercayaan bahwa berjalan setelah makan menyebabkan kelelahan, sakit perut, dan jenis ketidaknyamanan lainnya. Tahukah Anda, ada manfaatya lho makan sebelum ataupun sesudah berolahraga, yuk kita simak pejelasan berikut.

 

Penjelasan Ilmiah

Yang terjadi ketika berolahraga

Saat melakukan latihan, tubuh kita akan kehilangan banyak energi, otot akan menggunakan simpanan energi glikogennya, beberapa protein otot juga rusak akibat latihan kekuatan.  Untuk itu Anda perlu makan setelah olahraga untuk mengisi ulang cadangan energi tubuh dan untuk memperbaiki sel-sel otot yang rusak akibat berolahraga. Apa yang dimakan setelah berolahraga pun tergantung pada durasi, jenis, dan intensitas latihan.

Setelah berolahraga, tubuh mencoba membangun kembali simpanan glikogennya serta memperbaiki dan menumbuhkan kembali protein otot. Makan dengan nutrisi yang tepat segera setelah berolahraga dapat membantu tubuh dalam melalukan beberapa hal, yaitu:

·         mengurangi pemecahan protein otot

·         meningkatkan pembentukan protein otot

·         mengembalikan simpanan glikogen

·         meningkatkan pemulihan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gula darah akan menurun dalam kondisi latihan dibandingkan dengan yang tidak latihan (P<0.038). dalam sistematik revieu menunjukkan bahwa ada efek yang menguntungkan jika makan setelah berlatih untuk meningkatkan respon gula darah.

 

 

Makanan apa saja yang dianjurkan setelah berolahraga?

Karbohidrat tinggi bermanfaat untuk latihan ketahanan seperti berlari atau bersepeda yang berlangsung lebih dari satu jam. Sedangkan konsumsi protein dengan kombinasi bermanfaat setelah latihan kekuatan. Setiap makronutrien - protein, karbohidrat, dan lemak - terlibat dalam proses pemulihan tubuh setelah latihan.

Protein

Olahraga memicu pemecahan protein otot. Hal ini tergantung pada jenis dan tingkat latihan. Bahkan atlet yang terlatih pun mengalami kerusakan protein otot. Mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup setelah berolahraga memberi tubuh asam amino yang dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun kembali protein yang diperlukan untuk membangun jaringan otot baru

Jumlah protein yang disarankan adalah 0,14–0,23 gram/kg dan 0,3–0,5 gram/kg segera setelah berolahraga. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi protein sebelum dan sesudah latihan memiliki efek yang sama pada kekuatan otot, hipertrofi, dan perubahan komposisi tubuh. mengonsumsi 20-40gram protein bisa memaksimalkan tubuh untuk pulih setelah berolahraga

Karbohidrat

Simpanan glikogen tubuh digunakan sebagai bahan bakar selama berolahraga, dan mengonsumsi karbohidrat setelah berolahraga membantu mengisinya kembali. Pada olahraga ketahanan (berlari, berenang) tubuh lebih banyak menggunakan glikogen daripada latihan ketahanan.

Jumlah karbohidrat yang disarankan 0,5-0,7 gram/kg konsumsi karbohidrat dalam waktu 30 menit setelah latihan menghasilkan pembentukan kembali glikogen yang tepat, terutama bagi orang yang sering berolahraga (misal 2 kali dalam sehari).

Konsumsi karbohidrat bersamaan dengan protein membantu meningkatkan sekresi insulin yang mendorong sintesis glikogen. Konsumsi keduanya dengan perbandingan 3:1 (karbohidrat : protein).

 

Lemak

Banyak orang berpikir bahwa makan lemak setelah berolahraga memperlambat pencernaan dan menghambat penyerapan nutrisi. Meskipun lemak dapat memperlambat penyerapan makanan setelah berolahraga, lemak tidak akan mengurangi manfaatnya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan berlemak tinggi (45% energi dari lemak) setelah berolahraga tidak memengaruhi sintesis glikogen otot. Namun, ada baiknya membatasi jumlah lemak yang dikonsumsi setelah berolahraga.

 

Kapan waktu ideal makan setelah berolahraga?

Berdasarkan penelitian, waktu ideal untuk mengonsumsi makanan serelah berolahraga adalah 45 menit sampai 2 jam setelah berolahraga. Jika lebih dari 2 jam, pertimbangkan snack. Snack yang bagus setelah olahraga diantaranya yogurt dan buah, sandwich dengan selai kacang, susu coklat low fat, roti gandum utuh dengan sayuran.

Selain mengonsumsi makanan setelah berolahraga, konsumsi air putih juga dangan penting untuk memenuhi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah latihan.

 

Simpulan

Makan setelah berolahraga tidak mengapa, bahkan dianjurkan


Referensi:

Aqeel M, Forster A, Richards EA, Hennessy E, McGowan B, Bhadra A, Guo J, Gelfand S, Delp E, Eicher-Miller HA. The Effect of Timing of Exercise and Eating on Postprandial Response in Adults: A Systematic Review. Nutrients. 2020 Jan 15;12(1):221. doi: 10.3390/nu12010221. Erratum in: Nutrients. 2020 Apr 29;12(5): PMID: 31952250; PMCID: PMC7019516.

Hijikata Y, Yamada S. Walking just after a meal seems to be more effective for weight loss than waiting for one hour to walk after a meal. Int J Gen Med. 2011;4:447-50. doi: 10.2147/IJGM.S18837. Epub 2011 Jun 9. PMID: 21731896; PMCID: PMC3119587.

Coelho, J., Roefs, A., Havermans, R., Salvy, S.-J., & Jansen, A. (2011). Effects of exercising before versus after eating on dieting and exercise evaluations: A preliminary investigation. Canadian Journal of Behavioural Science/Revue Canadienne Des Sciences Du Comportement, 43(1), 63–67. doi:10.1037/a0021736

Health line.2019. What Are the Best Foods to Eat After an Intense Workout? Diakses tanggal 30 Juni 2022 dari https://www.healthline.com/health-news/what-are-the-best-foods-to-eat-after-an-intense-workout#Post-workout-foods

Mayo Clinic. Eating and exercise: 5 tips to maximize your workouts diakses tanggal 30 Juni 2022 dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20045506

Semeco A, Shatzman C, Palladino A. 2021. Post-Workout Nutrition: What to Eat After a Workout. Diakses tanggal 30 Juni 2022 dari https://www.healthline.com/nutrition/eat-after-workout

Tips Membuat Infografis dengan Canva

Hallo teman-teman… Apa kabarnya nih? Semoga sehat selalu ya… nah, teman-teman di sini adakah yang suka mendesain? Jaman now , desain itu tid...